Sunday, November 4, 2007

Propinsi Jateng

Posisi Propinsi Jawa Tengah yang terletak tepat di tengah antara Jawa Barat dan Jawa Timur, menjadikan Propinsi yang beribu kota di Semarang dan memiliki 35 kabupaten/kota ini sangat strategis. Tulang punggung utama transportasi darat bagi mereka yang hendak berangkat atau pulang dari Jawa Timur menuju Jawa Barat, atau sebaliknya. Karenanya pula beberapa kota/kabupaten di wilayah Pantura Jateng menjadi tempat transit favorit bagi mereka yang bepergian lewat darat dari DKI Jakarta dan Jawa Barat ke Jawa Timur atau sebaliknya.

Situasi epidemi HIV/AIDS di Jawa Tengah dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang cepat dan signifikan, hingga akhir 2005, situasi epidemi berada pada tahap concentrated level epidemic dengan estimasi populasi yang berisiko terhadap penularan HIV dan IMS sebesar 284.030 jiwa, atau sekitar 0,88% dari jumlah penduduk Propinsi Jawa Tengah dan penularan di populasi risiko tinggi 1-3% dengan pervalensi tertinggi berdasar data estimasi populasi rawan HIV/AIDS dan estimasi ODHA di Jateng 2005 adalah pengguna narkoba suntik (IDU) yang mencapai 37,58% dan prevalensi terendah adalah pelanggan waria penjaja seks sebesar 0,37%. Dengan kondisi semacam itu, Jateng masuk dalam 10 besar propinis di Indonesia dengan kasus AIDS terbanyak.

Di sisi lain, ternyata di beberapa wilayah Jawa Tengah sebagian besar masyarakatnya adalah pekerja migran yang dilihat dari sifat pekerjaannya, memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap penularan HIV dan IMS.

Dengan kondisi semacam itu, Propinsi Jawa Tengah memiliki tingkat kemendesakan yang tinggi untuk melaksanakan program HIV/AIDS yang komprehensif dan mudah dijangkau masyarakat.